Kelahiran prematur terjadi ketika seorang bayi dilahirkan sebelum mencapai usia kehamilan 37 minggu. Normalnya, kehamilan manusia berlangsung sekitar 40 minggu. Kelahiran prematur dapat terjadi karena berbagai alasan, dan bayi yang lahir prematur mungkin menghadapi risiko kesehatan yang lebih tinggi karena organ dan sistem tubuh mereka mungkin belum sepenuhnya berkembang.

Berikut klasifikasi kelahiran prematur:

1. Kelahiran Prematur Ringan:

· Usia kehamilan antara 32 hingga 37 minggu.

· Bayi mungkin memerlukan perawatan khusus, tetapi risiko komplikasi biasanya lebih rendah.

2. Kelahiran Prematur Berat:

· Usia kehamilan kurang dari 32 minggu.

· Bayi berisiko mengalami komplikasi serius dan mungkin memerlukan perawatan intensif di unit perawatan intensif neonatal (NICU).


Ada beberapa faktor risiko kelahiran prematur, seperti:

· Riwayat kelahiran prematur sebelumnya

· Kehamilan multipel (kembar, triplet, dan sebagainya)

· Infeksi dan penyakit kronis pada ibu

· Gangguan pada rahim atau serviks

· Tekanan darah tinggi atau diabetes pada ibu

· Merokok, konsumsi alkohol, atau penggunaan zat terlarang selama kehamilan

· Usia ibu yang sangat muda (di bawah 17 tahun) atau sangat tua (di atas 35 tahun)

Bayi yang lahir prematur, mungkin akan membutuhkan perawatan yang cukup intensif. Karena bayi prematur dapat mengalami beberapa komplikasi, seperti:

· Bayi mungkin memiliki berat badan rendah

· Kesulitan bernapas karena paru-paru mungkin belum sepenuhnya berkembang

· Risiko infeksi yang lebih tinggi

· Masalah pada mata, pendengaran, dan sistem organ lainnya

· Risiko masalah perkembangan dan belajar di kemudian hari

Oleh karena itu, Perawatan bayi prematur dapat melibatkan perawatan di NICU, termasuk bantuan pernapasan dan dukungan nutrisi. Kemudian perawatan ibu dapat melibatkan penggunaan obat untuk mencegah persalinan prematur, istirahat yang cukup, dan perawatan prenatal yang teratur.

Penting bagi para ibu hamil, untuk mengambil langkah yang dapat mengurangi risiko kelahiran prematur meliputi. Seperti dengan mendapatkan perawatan prenatal yang rutin, menjaga kesehatan tubuh dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang sesuai, serta tidak merokok, mengonsumsi alkohol, dan zat terlarang selama kehamilan.

Kelahiran prematur dapat menjadi tantangan, tetapi dengan perawatan yang baik dan dukungan medis, banyak bayi prematur dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Penting untuk mengidentifikasi dan mengelola faktor risiko, serta untuk mendapatkan perawatan prenatal yang tepat, juga melakukan konsultasi kehamilan guna meminimalkan risiko kelahiran prematur. Download aplikasi IHC Telemed di App Store dan Google Play dan nikmati layanan konsultasi langsung dengan dokter IHC dimanapun dan kapanpun. IHC Telemed, sehat dalam genggaman.