Stroke termasuk salah satu kondisi darurat medis, karena sel-sel di bagian otak bisa mati hanya dalam hitungan beberapa menit karena tidak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi. Sehingga pada bagian tubuh tertentu yang dikendalikan oleh otak tidak dapat berfungsi dengan baik.

Gejala stroke cukup bervariasi, serta dapat muncul secara bertahap maupun tiba-tiba. Berikut keluhan yang kerap dialami oleh penderita stroke:

· Merasa kesemutan secara mendadak pada salah satu sisi wajah, kepala, tangan atau kaki

· Melemahnya otot wajah sehingga salah satu sisi wajah akan menurun

· Bicara menjadi cadel dan cenderung tidak beraturan hingga tidak mampu berbicara sama sekali

· Mengalami gangguan penglihatan, seperti pandangan menjadi ganda

· Sulit mengangkat lengan atau tungkai karena lemas bahkan mati rasa

· Mengalami gangguan keseimbangan dan gangguan dalam mengendalikan gerak tubuh

· Sakit kepala hebat yang dirasakan secara tiba-tiba, diiringi dengan kaku pada leher dan vertigo

· Disfagia atau sulit menelan

· Mual dan muntah

· Penurunan kesadaran

Meskipun stroke dapat dialami oleh siapa saja, namun terdapat beberapa faktor risiko yang dapat memicu risiko seseorang mengalami stroke. Faktor risiko tersebut dapat berupa penyakit, kondisi maupun perilaku.

Penyakit yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke antara lain:

· Hipertensi

· Kolesterol tinggi

· Penyakit jantung (gagal jantung, infeksi jantung, aritmia dan penyakit jantung bawaan)

· Diabetes

· Kelainan darah yang menyebabkan risiko pembuluh darah tersumbat semakin tinggi (anemia sel sabit, kelebihan kadar trombosit, polisitemia vera atau trombofilia)

· Sleep apnea

· Memiliki riwayat penyakit stroke ringan atau serangan jantung

· Covid-19

Kemudian, terdapat beberapa perilaku yang dapat memicu meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke, seperti:

· Kelebihan berat badan atau obesitas

· Merokok

· Mengonsumsi obat-obatan terlarang

· Sering mengonsumsi minuman beralkohol

· Tidak aktif secara fisik atau jarang berolahraga

Di sisi lain, terdapat kondisi yang juga dapat memicu seseorang terkena stroke, yaitu:

· Usia lebih dari 55 tahun

· Memiliki riwayat stroke atau hipertensi dalam keluarga

· Perubahan hormone akibat konsumsi pil KB atau terapi hormon

· Berjenis kelamin perempuan

Segera lakukan pemeriksaan kesehatan bila mengalami gejala seperti yang telah dijelaskan agar segera mendapatkan penagangan yang optimal dan dapat segera mengetahui jenis stroke apa yang dialami. Jangan ragu untuk membantu bila ada keluarga, teman atau tetangga yang juga mengalami gejala tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Terutama bila telah mengalami gejala seperti melemahnya otot wajah sehingga satu sisi wajah menurun, tidak bisa mengangkat atau menggerakkan salah satu lengan dan sulit meniru ucapan atau sulit berbicara. Download aplikasi IHC Telemed di App Store dan Google Play dan nikmati layanan konsultasi langsung dengan dokter IHC dimanapun dan kapanpun. IHC Telemed, sehat dalam genggaman.